Bulan Muharam, dalam catatan sejarah Islam, dikenal sebagai hari raya anak yatim. Ketika saya mendatangi rumah seorang donatur dan ketika saya berbincang- bincang dengan sohibul bait, tiba-tiba terdengar suara “prak” sesuatu yang pecah di dalam sana.
Tidak lama kemudian muncul seorang anak berusia 8 tahunan sambil membawa tumpukan uang seribuan. Lalu dia berkata:”Pah…ade ingin memberikan uang tabungan ini untuk membantu anak yatim”. Saya tidak dapat menyembunyikan perasaan terkejut dan pada saat itu bapaknya berkata:”Terimalah uang ini sebagai titipan dari anak saya untuk anak yatim.
Anak itu telah mengajarkan saya tentang ibadah sosial, bukankah ibadah yang saya lakukan hanya berupa ibadah individual? sementara ibadah yang dilakukan anak itu merupakan ibadah sosial. Kita perlu melangkah dari Tauhidul ibadah menjadi Tauhidul sosial.
DIarsipkan di bawah: Hikmah